- Rose: I love you, Jack.
- Jack: Don’t you do that, don’t say your good-byes.
- Rose: I’m so cold.
- Jack: Listen, Rose. You’re gonna get out of here, you’re gonna go on and make lots of babies, and you’re gonna watch them grow. You’re gonna die an old… an old lady warm in her bed, but...
Jangmi ~
Jumat, 23 September 2011
Mana Mungkin Aku Setia… (B.J. Habibie for Ainun Habibie)
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan
bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada.
“Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.”
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta,
sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan, calon bidadari surgaku ….
MOZAIK !
Kita adalah pelangi
Yang turun dengan segala keindahannya
bewarna bagaikan surga
Kita adalah pelangi
kita hijau, aku kuning, kau biru
Kita adalah pelangi, kamu air dan aku cahaya
Melihat lengkung seperti anak keci bermain dan bernyanyi
Kita adalah lagu, aku nada, kamu kata
Menjelma menjadi sair yang indah
Langganan:
Komentar (Atom)


